juventus terpaksa tendang paulo dybala  

Juventus Terpaksa Tendang Paulo Dybala Karena Hadirnya Cristiano Ronaldo


 

Judi Bola Sportsbook –  Pengamat sepak bola Italia, Adam Digby, memprediksi Juventus terpaksa tendang Paulo Dybala ke klub lain karena Paulo Dybala sudah kehilangan tempatnya setelah kedatangan Cristiano Ronaldo.

juventus terpaksa tendang paulo dybala

Cristiano Ronaldo bergabung dengan Juventus ketika awal musim 2018/2019 dengan mahar transfer 105 juta euro. Cristiano Ronaldo setelah bergabung dengan Juventus langsung menjadi pilihan utama di lini serang. Ronaldo menjadi penyerang tengah andalan tim Juventus.

Baca Juga : Pemain Sepak Bola Terkaya di Dunia Dengan Penghasilan Terbesar

Dengan kondisi tersebut membuat Massimiliano Allegri, selaku pelatih Juventus terpaksa menggeser posisi Paulo Dybala dan di gantikan dengan Cristiano Ronaldo. Paulo Dybala tidak lagi menjadi pilihan utama untuk mengisi lini penyerang tengah. Sehingga Allegri membuat strategi baru untuk menyesuaikan dengan kehadirannya lini penyerang tengah yang baru, yakni Cristiano Ronaldo.

Menurut pendapat pengamat sepak bola Italia, Adam Digby, Juventus terpaksa tendang Paulo Dybala dan di paksa untuk pindah ke klub lain karena dengan adanya Cristiano Ronaldo memaksa Juventus untuk bermain dengan tiga penyerang, pada sebagian besar musim lalu dan satu satunya posisi yang ada untuk Dybala adalah di sebelah kanan dan itu tidak cocok untuk Dybala sendiri.

Ketika masih di tukangi oleh Allegri, Juventus menggunakan formasi 4-3-3 pada musim 2018/2019, meski Allegri sudah pindah, namun di yakini Jueventus tetap akan memakai formasi tersebut karena formasi tersebut yang paling idela untuk menunjang Cristiano Ronaldo sebagai penyerang tengah.

Paulo Dybala sendiri merasa jauh lebih nyaman di tengah di belakang no. 9 penyerang konvensional. Dan Dybala sangat berjuang untuk beradaptasi dengan musim 2018/2019.

Paulo Dybala tidak tampil dengan cukup baik pada musim 2018/2019. Dybala bahkan kehilangan sebagian besar golnya yang mampu di cetaknya pada musim musim sebelumnya. Pada musim 2018/2019 Dybala hanya mampu mencetak 10 gol dan empat assist di semua ajang kompetisi.

Jika di bandingkan dengan musim 2017/2018 lalu, Paulo Dybala mampu mengumpulkan 23 gol dan lima assist di semua ajang kompetisi.

Musim ini menjadi musim terburuk Dybala selama di Juventus pada 2015. Dybala hanya mampu mencetak lima gol di ajang Serie A. Dybala juga sepenuhnya berupaya untuk pindah klub pada musim panas ini untuk mencari tempat yang sesuai dan bisa memainkan perannya yang lebih natural lagi.

Di musim 2018/2019, Pauklo Dybala mendapat kesempatan untuk bermain sebagai penyerang tengah pada 14 laga. Kemudian sempat di posisikan sebagai gelandang serang pada 10 laga dan sebagai penyerang kanan pada 10 laga juga.

Berita ini disponsori oleh Wahanabet– Agen MAXBET Terpercaya

Anda penghobi bola ? Jangan lewatkan berita bola kami lainnya hanya di skorbolaonline – Agen Judi Bola

Pendaftaran Wahanabet

Link Pendaftaran Wahanabet Klik disini.

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *